SEJARAH DESA
Lamarua pada zaman kerajaan masuk dalam wilayah kerajaan peneki di bawah kerajaan wajo arung matoa wajo ladang kuru mulajaji,setelah masa kemerdekaan Indonesia Lamarua masuk dalam wilayah hukum desa botto dimekarkan menjadi 3 desa yaitu Desa botto ,Desa Lamarua , dan Desa leweng.
Desa persiapan Lamarua dipimpin oleh seorang kepala desa persiapan dijabat oleh Andi Ahmad Sumitro,setahun kemudian desa Lamarua menjadi definitif dan melaksanakan pemilihan kepala desa yang kemudian dimenangkan oleh Andi Sumitro ,tiga priode masa jabatan Andi Ahmad Sumitro berhasil diselesaikan yang kemudian pada pemilihan desa berikutnya dimenangkan oleh Andi besse Hartini yang tak lain dan tak bukan adalah istri dari pejabat sebelumnya Andi Ahmad Sumitro , Namun sebelum menyelesaikan priode ke dua sebagai kepala desa Lamarua ibu Andi besse Hartini meninggal dunia pada tahun 2018 , untuk mengisi kekosongan kepala desa di desa Lamarua pada waktu itu Aldrin seorang kasih ekonomi dan pembangunan kecamatan takkalalla mendapat SK dari bupati wajo untuk menjadi pelaksana tugas kepala desa Lamarua selama tiga bulan dan harus berbagi tiga bulan selanjutnya setelah SK bupati sebagai pelaksana tugas kepala Desa Lamarua diberikan kepada Andi oddang pero sampai ketika Muhammad Ishak dilantik menjadi kepala desa definitif Lamarua setelah memenangkan pemilihan kepala desa pada bulan Desember 2019.